Rabu, 30 Mei 2012


PT.BINA MEDIA DEVELOPMENT
JL.Inspeksi Kali Malang Ruko Cahaya Anugrah NO:1 tambun bekasi jawa barat.
telp;087804020260/E-mail;binamediadevelopment@rocketmail.com
 













:peluk: Jual Mesin RO 50 Gpd, 100 Gpd, 500 Gpd


Jual Mesin RO 50 Gpd, 100 Gpd, 500 Gpd
Kami menyediakan alat-alat air minum RO untuk Air Isi Ulang, Katering,Rumah Tangga, dll
seperti : Pompa RO/Booster Pump, Membran, Ultra Violet, Catridge, Housing Filter, Tabung PVC, Media filter, Post carbon, Bio energi,
CTO Filter, GAC Filter,PH Meter, Tds Meter, Elektrolisasi,dll. Kami juga menjual produk merk-merk ternama dan
berkualitas tinggi seperti : Filmtec, Csm, Nano, Kemflo, Dengyuan, CCK, Puretech, Dewater.
Hub :hendry 087804020260
email:binamediadevelopment@rocketmail;.com
Reply With Quote









Micron 50 GPD<Merk Luso
Price list<rp 1.400.000,00
Micron 50 GPD
Harga<rp. 1.200.000,-

Senin, 28 Mei 2012

TDS Meter


TDS Meter

Air adalah molekul yang paling banyak ada di alam. Bahkan tubuh manusia sendiri tersusun dari 80% cairan. Tapi tahukah kita bahwa kualitas air itu berbeda-beda? Pada makalah ini akan dibahas tentang suatu alat yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas suatu larutan. Pengukuran ini menggunakan metoda Electrical Conductivity, dimana dua buah probe dihubungkan ke larutan yang akan diukur, kemudian dengan rangkaian pemprosesan sinyal diharapkan bisa mengeluarkan output yang menunjukkan besar konduktifitas larutan tersebut, yang jika dikalikan dengan factor konversi maka akan kita dapatkan nilai kualitas air tersebut dalam TDS atau PPM.
_______________________________________________________________________________
DEFINISI TDS/PPM
TDS (Total Dissolve Solid) yaitu ukuran zat terlarut (baik itu zat organic maupun anorganic, mis : garam, dll) yang terdapat pada sebuah larutan. TDS meter menggambarkan jumlah zat terlarut dalam Part Per Million (PPM) atau sama dengan milligram per Liter (mg/L). Umumnya berdasarkan definisi diatas seharusnya zat yang terlarut dalam air (larutan) harus dapat melewati saringan yang berdiameter 2 micrometer (2×10-6 meter). Aplikasi yang umum digunakan adalah untuk mengukur kualitas cairan biasanya untuk pengairan, pemeliharaan aquarium, kolam renang, proses kimia, pembuatan air mineral, dll. Setidaknya, kita dapat mengetahui air minum mana yang baik dikonsumsi tubuh, ataupun air murni untuk keperluan kimia (misalnya pembuatan kosmetika, obat-obatan, makanan, dll)
Sampai saat ini ada dua metoda yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas suatu larutan. Ada pun dua metoda pengukuran TDS (Total Dissolve Solid) tersebut adalah :
  1. Gravimetry
  2. Electrical Conductivity
Diantara kedua metoda pengukuran TDS tersebut, yang akan dibahas pada makalah ini adalah metode ke-dua, yaitu menggunakan prinsip Electrical Conductivity. Namun sebagai informasi, bahwa sebenarnya cara yang paling baik dan paling akurat untuk mengukur TDS adalah menggunakan metoda Gravimetry sebab keakuratannya bisa sampai 0.0001 gram.
ELECTRICAL CONDUCTIVITY
EC (Electrical Conductivity) atau konduktansi adalah ukuran kemampuan suatu bahan untuk menghantarkan arus listrik. Konduktansi (G) merupakan kebalikan (invers) dari resistansi (R). Sehingga persamaan matematisnya adalah :
G = 1 / R
Note : Pada literatur lainnya, simbol untuk konduktansi adalah σ, γ atau κ.
Sehingga dengan menggunakan Hukum Ohm, maka didapatkan definisi lainnya :

V = I x R
I = G x E
Secara definisi diatas : jika dua plat yang diletakkan dalam suatu larutan diberi beda potensial listrik (normalnya berbentuk sinusioda), maka pada plat tersebut akan mengalir arus listrik.
Konduktansi suatu larutan akan sebanding dengan konsentrasi ion-ion dalam larutan tersebut. Namun pada beberapa situasi hal ini tidak berlaku, seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini :

Terlihat pada grafik diatas bahwa pada Sodium Chlorida, konduktansi sebanding dengan konsentrasi ion-ion (semakin besar konsentrasi ion-ion pada Sodium Chlorida semakin besar pula nilai konduktansinya). Namun pada Sulfuric Acid, konduktansi akan linear terhadap perubahan konsentrasi ion hanya pada batas tertentu. Untuk konsentrasi ion yang lebih tinggi lagi, maka konduktansi menjadi tidak linear.
Satuan dasar untuk konduktansi adalah Siemens (S), dan formalnya menggunakan satuan Mho (kebalikan dari Ohm). Karena luas penampang plat dan jarak antar plat juga mempengaruhi konduktansi, maka secara matematis ditulis dengan :
C = G x ( L / A )
Dimana :
C : Konduktansi spesifik (S)
G : Konduktansi yang terukur (S)
L : Jarak antar plat (cm)
A : Luas penampang plat (cm2)

Sehingga satuan konduktansi menjadi Siemens/cm (S/cm). Besarnya pengaruh elektroda (L/A) akan mempengaruhi juga range pengukuran. Pada table dibawah ini terlihat bahwa range pengukuran konduktansi berubah ketika pengaruh elektroda (L/A) berubah.
Elektroda (dalam cm)
Range Konduktansi (dalam μS/cm)
0,1
0,5 s/d 400
1,0
10 s/d 2.000
10,0
1.000 s/d 200.000
Tabel 1 : Pengaruh penampang Elektroda terhadap konduktansi
Konduktansi dipengaruhi pula oleh temperatur. Dalam sebuah metal, konduktansi menurun dengan naiknya temperatur, namun dalam sebuah semikonduktor, konduktansi akan makin besar dengan makin tingginya temperatur. Untuk ini maka diperlukan kompensasi, yaitu dengan menggunakan rumus :
dimana :
σT1 = Electrical Conductivity pada suhu yang diukur
σT = Electrical Conductivity pada suhu normal (25˚C)
α = Koefisien temperatur larutan
T1 = Suhu pengukuran
T = Suhu normal (25˚C)
Dibawah ini beberapa koefisien temperatur pada beberapa bahan terlarut
Bahan (pd 25˚C)
Alpha (α)
Tabel 2 : Koefisien temperatur pengkompensasi konduktansi
HUBUNGAN TDS/PPM DAN EC
1 μS/cm = 1 x 10-6 S/cm
1 S/cm = 1 Mho/cm
1 μS/cm = 0.5 ppm
1 ppm = 2 μS/cm
2K ppm = 4K μS/cm = 4 mS/cm = ¼K Ohm = 250 Ohm
250 ppm = 0,5K μS/cm = 0,5 mS/cm = 1/0,5K Ohm = 2K Ohm
10 ppm = 20 μS/cm = 1/20M Ohm = 0,05M Ohm = 50K Ohm
Note : Belum ada standar baku untuk mengubah satuan EC menjadi PPM. Convertion Factor yang digunakan bermacam-macam. Pole-Parmer menggunakan 0,5 sebagai Convertion Factor-nya, namun Department of Suistainability and Environment (State of Victoria) menggunakan Convertion Factor sebesar 0,6. Dalam makalah ini akan digunakan Convertion Factor sebesar 0.5

PT.BINA MEDIA DEVELOPMENT Ofice&Workshop>JL.Inspeksi Kali Malang Ruko Cahaya Anugrah NO:1 tambun bekasi jawa barat. Cab:Taman Puri Serang Kota, Banten telp;(021)46250084/087804020260/E-mail;binamediadevelopment@rocketmail.com


PT.BINA MEDIA DEVELOPMENT
Ofice&Workshop>JL.Inspeksi Kali Malang Ruko Cahaya Anugrah NO:1 tambun bekasi jawa barat.
Cab:Taman Puri Serang Kota, Banten
telp;(021)46250084/087804020260/E-mail;binamediadevelopment@rocketmail.com


 

Seperti starting material lainnya, Pengolahan Air dalam Industri Farmasi juga harus memenuhi standar GMP (CPOB) karena air sangatlah berperan penting dalam kualitas mutu.  Pengolahan air harus sesuai karena selain air merupakan tempat/sumber pertumbuhan mikroba juga air dapat juga sebagai kontaminan endotoxyn dan pyrogen.

Sumber air industri di Indonesia bisa berasal dari PAM maupun Air Bawah Tanah (Artesis Water).  Air yang digunakan untuk proses produksi sediaan non steril adalah purified water dan sediaan steril adalah water for Injection.

Berikut akan dijelaskan Alur pembuatan purified water adalah sebagai berikut :


Dari artesian well (air bawah tanah) air dipompa naik yang kemudian dilewatkan sand filter.  Sand Filter berupa Multi media filter seperti ijuk, batu bata, partikel – partikel besar. Pasir, lumpur, dan partikel – partikel besar yang berada dalam air akan terjebak di Sand Filter sehingga air yang terlewat sudah tidak mengandung lagi partikel – partikel nampak mata. Setelah itu, air ditambah injeksi klorin yang sering disebut Desinfection (chlorination) yang dapat berfungsi untuk membunuh bakteri – bakteri. Biasanya kadar klorin yang di injeksikan adalah 0, 5 – 1 ppm. Banyak sedikitnya tergantung source waternya. Untuk Industri farmasi di Sekitar Padalarang menggunakan 0, 5 ppm. Air ini disebut sebagai Raw Water yang kemudian ditampung di dalam Raw Water Storage. Air di dalam tampungan ini kemudian di pompakan ke Karbon Filter (Carbon Filter) menggunakan Pressure Tank. Pressure Tank berfungsi untuk menstabilkan tekanan air baik di jarak paling dekat pompa sampai jarak paling jauh pompa sehingga debit air bisa stabil. (bayangkan kran rumah kita yang paling jauh pasti alirannya lebih lambat daripada kran yang dekat tandon air). Carbon Filter berfungsi untuk menyaring semua kandungan karbon yang ada di dalam air. Setelah itu air dilewatkan ke free Chlorine controller untuk mencegah adanya klorin yang terikut dalam air. Air ini lah yang nantinya dibagi menjadi dua, yakni bagian pertama didistribusikan keruangan – ruangan karena sifat air ini adalah drinking water. Air ini juga biasanya yang digunakan untuk inisial rinsing (klo final Rinsing bukan pake air ini). Bagian kedua dimasukkan ke dalam raw water storage tank for industri production.
Air dari storage tank selanjutnya dialirkan ke ion exchange (Anion- Kation Exchanger). Ion Exchange yang berupa resin berfungsi untuk menghilangkan kesadahan (menghilangkan Za, Ca, Mg, dan ion – ion positif lainnya), serta menghilangkan ion negatif. Air yang keluar dari ion exchanger adalah air tanpa mineral. Disebut Demand Water. Selanjutnya air ini dibawa ke Break Tank. Sebelum masuk ke Reverse Osmosis, air dilewatkan dalam sinar UV (Ultraviolet Light) untuk memfilter mikroba – mikroba yang masih hidup. Selanjutnya air masuk kedalam proses Reverse Osmosis.

Reversed Osmosis (RO) adalah suatu teknik purifikasi air yang dapat mengurangi 99 % total dissolve solids (TDS) di air. Proses yang terjadi merupakan tahap filtrasi terbaik dari teknologi membran (hingga 0,0001 mikron). air  dialirkan melalui membran semi permeabel khusus dengan tekanan hingga 150 – 200 psi yang dihasilkan menggunakan pompa tekanan tinggi. Proses yang terjadi merupakan penyaringan molekuler dimana hanya air murni saja yang melewati membran. Sementara kontaminan akan ditolak dan dibuang ke dalam saluran limbah. Kontaminan yang di tolak oleh membrane seperti garam terlarut  dan senyawa bermolekul besar >150 – 250 dalton.

setelah air di murnikan menggunakan reversed osmosis, dan di lewatkan ke EDI cell maka setelah itu menjadi water for industri (purified water untuk produksi industri non steril). di simpan di holding tank dimana airnya ini selalu mengalir 24 jam. ada dua cara untuk menjaga purified water ini dari kontaminan, yakni dengan metode panas maupun filter yang kemudian di sinar UV. Untuk purified water yang digunakan untuk produksi sedian padat/semi padat metode memperahankan kemurnian adalah dengan filter 0, 3 mikron dan di lewatkan UV, sedangkan untuk sediaan cair, digunakan sistem pemanasan dengan suhu 80 C.

Jumat, 25 Mei 2012


PT.BINA MEDIA DEVELOPMENT
JL.Inspeksi Kali Malang Ruko Cahaya Anugrah NO:1 tambun bekasi jawa barat.
telp;087804020260/E-mail;binamediadevelopment@rocketmail.com
 
Harga : Rp.14.900.000  Special
Water Store PurePRO air minum terbaik
SPESIVIKASI
Sumber Air baku Air Gunung/ PDAM/ Air Tanah/Sumur
~ 1 unit Tanki produsi Type UB-Export Quality PE 300L
RO Pure Water System
1 pcs Boster Pump RO
5 pcs Housing membran
1 pcs Membrane RO 0.00001 micron
1 pcs Carbon filter
2 pcs Housing filter
1 pcs Catrige- 0,1-0,5 micron
1 pcs CTO filter
SYSTEM DISPLAY EXCLUSIVE 2 windows
~ 2 pintu Pengisian galon OTO-celenoit system
~ 1 pintu Pencucian seterilisasi galon OTO-Celenoit system
~ 1 unit Mesin pompa STD 125
~ 2 pcs Blue lihgt (lampu biru display)
~ 1 pcs Flow meter (pencatat penjualan air)
~ Instalasi Pipa wavin, 1″, 3/4″, 1/2″
GARANSI
~ 5 tahun untuk Tanki
~  Perawatan garansi selama 1 tahun
BONUS
* 1000 pcs Tutup galon
* 1000 pcs Tissue
* 100 lbr Brosur
* 1 buah Spanduk 1×2 mtr Digital print
* 1 lbr Surat Izin/analisa air dari DEPKES pusat
CARA PEMBAYARAN

* DP 60% sisa 40% setelah barang siap dikirim/diterima pembeli
* Harga tidak terikat sewaktu-waktu bisa berubah sebelum ada tanda jadi
* Harga tersebut diatas berlaku wilayah JABODETABEK
* Diluar JABODETABEK trasportasi, akomodasi teknisi ditanggung pembeli
KETERANGAN
* waktu pengerjaan +/- 2(dua) hari
* Ruangan dibutuhkan +/- 1.5×2 mtr
* Listrik +/- 300 wat
* Hasil proses filtrasi sesuai PERMENKES NO:907/Menkes/JK/VII/2002
* Keterangan lebih lanjut hubungi
Telp.087804020260>andry
PT.BINA MEDIA DEVELOPMENT
JL.Inspeksi Kali Malang Ruko Cahaya Anugrah NO:1 tambun bekasi jawa barat.
telp;087804020260/E-mail;binamediadevelopment@rocketmail.com
 



 Terima jasa service & ganti media dan service alat alat depo air.